Day 4: Let’s Talk About Places

Saya tidak pernah membayangkan saya harus memilih sebuah tempat yang ingin saya kunjungi. Mungkin karena mudahnya akses untuk mengetahui banyak nya tempat menarik yang bisa kita dipilih. Lebih lagi mungkin karena justru tidak ada tempat yang benar benar ingin saya kunjungi.

A place I want to call ‘home’

Sebagai seorang yang nomaden dan jarang bertinggal tempat yang lama di sebuah kota. Saya menjadi selalu bingung jika ditanya ‘darimana asalmu?’, seperti yang pernah saya posting disini. Karena, pada dasarnya saya tidak pernah merasa memilliki atau sekedar belong to anywhere. Huh.

Sewaktu saya kecil selalu membayangkan tinggal dan mungkin menetap di Belanda. Dimanapun itu. Mungkin karena perasaan sekadar ingin keluar dari rumah. Atau sekadar ketertarikan saya pada bidang sejarah yang sering menyebut bagaimana negeri Belanda itu.

Namun, bertumbuh dewasa dan menemui berbagai orang dari banyak negara. Well, there’s no better place like home, I guess. Tinggal, bekerja dan kemungkinan menetap dalam waktu yang lama di Bali. Sejauh ini, saya tidak pernah menemukan tempat senyaman disini. Sehingga membayangkan sebuah tempat lain, sedikit sulit bagi saya. But, is it my home? well I can’t say.

Life is just another journey of finding home. Mungkin menemukan tempat yang bisa kusebut rumah adalah sebuah tempat yang ingin saya kunjungi. Namun sepertinya itu akan menjadi perjalanan yang panjang untuk dituliskan dalam sebuah tulisan sederhana seperti ini. But, for once I want to belong to anywhere.

Places I’d like to visit, not stay

Terdapat beberapa tempat yang saya sering bayangkan untuk singgah sejenak, namun tidak untuk ditinggali. Bukan karena tempat itu tidak nyaman ditinggali, namun lebih karena tidak mau merusak imajinasi saya tentang kota ini. Bisa jadi karena bayangan saya tentang tempat tersebut masih murni, atau karena saya tahu bahwa beberapa hal lebih baik tidak kita ketahui daripada kita ketahui.

Sewaktu saya kecil, saya selalu ingin tinggal di kota Bandung. Alasan utamanya, tidak jauh dari berbagai pilihan makanan yang sesuai dengan selera saya. Namun, lebih mendalam dari itu karena impian sederhana dari seorang anak dari kota kecil untuk tinggal di sebuah kota yang jauh lebih besar dan menyenangkan bagi saya.

Bayangan saya untuk tinggal disana dan mungkin menetap sangat menyenangkan. Namun, bertumbuh dewasa saya tidak mau menghilangkan bayangan indah masa kanak kanak saya dari tinggal di kota tersebut. Sangat murni dan indah, yang membuat saya ingin kembali ke kota tersebut tanpa benar benar tinggal disana.

Semakin bertambah usia, saya tidak lagi membayangkan negeri Belanda lagi. Ada beberapa cerita yang melatar belakangi pilihan tersebut. Namun, ada satu tempat dalam hati saya yang terus saya pikirkan namun sayangnya tidak dapat saya bagikan. Bisa jadi karena saya sok misterius, atau sisanya lagi tidak lebih dari keinginan saya untuk kelak melarikan diri dari kehidupan lama dan tidak ditemukan, mungkin dari tempat kerja, kehidupan toxic atau lebih lagi adalah keluarga saya sendiri. Huh. Story for another time, right?

Seiring bertemu dan mengenal dari kehidupan, saya selalu merindukan beberapa tempat. Terkadang adalah tempat yang benar benar ada, namun sisanya hanya tempat yang ada dalam isi kepala saya. Sesungguhnya satu keinginan saya adalah, bisa terbang bebas walau untuk sejenak. You were only waiting for this moment to be free kata John Lennon dan Paul McCartney.

Saya tidak pernah membayangkan sebuah tempat yang pasti akan saya cintai. Jelas saya membayangkan untuk tinggal atau singgah di suatu tempat. Namun, jika ditanyai kota apa yang saya sukai, saya pun akan kesulitan. Pada akhirnya semua tempat hanya berlaku sementara bagi saya. Namun satu hal yang pasti, saya akan menunggu ataupun meraih waktu dimana saya dapat bebas. Dimanapun itu. Di tempat yang ingin saya kunjungi, ataupun tempat yang hanya berada dari isi kepala saya. Nobody knows. Just take your time, who cares anyway?

Blackbird singing in the dead of night
Take these broken wings and learn to fly
All your life
You were only waiting for this moment to arise

Written by

An amateur storyteller and featured enthusiast

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store